Potret Termometer Tertinggi di Dunia, Dijual Rp32 Miliar

Linda Hasibuan,  CNBC Indonesia
25 May 2026 10:00
Struktur setinggi 134 kaki itu menjulang di atas Interstate 15 di Gurun Mojave. (AFP-)
Foto: Termometer raksasa itu menjulang di atas Interstate 15 di Gurun Mojave. (AFP-)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ikon unik berupa termometer raksasa yang berdiri di Baker, California, Amerika Serikat, kembali mencuri perhatian publik dunia. Sebab, landmark yang dikenal sebagai World's Tallest Thermometer atau termometer tertinggi di dunia itu ternyata akan dijual.

Mengutip Independent, monumen setinggi 134 kaki (sekitar 49 meter) ini dilepas oleh pihak keluarga pemilik asli setelah sang matriks, Barbara Herron, wafat pada tahun 2022 lalu. Anak-anaknya memutuskan untuk menjual situs bersejarah ini karena kesulitan merawatnya.

Termometer yang menjulang di Gurun Mojave antara Las Vegas dan Los Angeles tersebut termasuk dalam daftar penjualan properti seluas 4,3 hektar di Baker, California, dengan harga US$ 1,85 juta atau sekitar Rp 32,7 miliar.

Menurut broker properti Baron Castillo, objek wisata pinggir jalan tersebut baru-baru ini telah direnovasi. Menara pengukur suhu ini dibangun kembali dengan fondasi beton yang jauh lebih kuat serta disokong oleh struktur baja kokoh agar mampu menantang badai gurun.

Struktur ini pertama kali dibangun pada tahun 1991 oleh seorang pengusaha lokal bernama Willis Herron dengan biaya mencapai US$750.000. Kini pemilik properti tersebut ingin menjualnya kepada pemilik baru.

"Karena beberapa dari kami mencapai usia pensiun, kami menyadari bahwa kami tidak lagi dapat menghabiskan waktu secara langsung di sini seperti yang kami inginkan," tulis anggota keluarga di situs web World's Tallest Thermometer.

"Meskipun beberapa ahli waris kami tinggal di daerah setempat, mereka telah mengembangkan karier mereka sendiri yang sibuk, dan yang lain telah menetap di luar negara bagian, yang berarti tidak ada seorang pun di generasi berikutnya yang tersedia untuk mengambil alih operasional sehari-hari. Untuk memastikan pelestarian jangka panjang termometer dan memungkinkannya mencapai potensi penuhnya, kami telah memutuskan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk menemukan pemilik visioner berikutnya," paparnya.

Properti ini juga mencakup stasiun pengisian daya kendaraan listrik dan bangunan ritel yang menampung toko suvenir Temp 134, yang melayani lalu lintas tetap antara California Selatan dan Nevada Selatan.

Castillo mengatakan properti tersebut juga dapat dikembangkan kembali menjadi restoran, kafe, atau tempat pembuatan bir kecil, memberikan tempat bagi para pelancong untuk berhenti sementara kendaraan mereka mengisi daya.

Terletak di sepanjang Baker Boulevard, termometer menjulang tinggi ini berfungsi sebagai gerbang menuju Taman Nasional Death Valley, sebuah wilayah yang dikenal dengan suhu panas ekstremnya. Death Valley mencatatkan rekor suhu udara tertinggi yang pernah tercatat di bumi pada musim panas tahun 1913, mencapai 134 derajat, menurut National Park Service.

Menurut laporan Las Vegas Review-Journal, itu bukan satu-satunya landmark terkenal di sepanjang I-15. Ada juga rambu jalan Zzyzx yang terkenal karena salah ejanya, sekitar 95 mil barat daya Las Vegas Strip, dan bekas taman air yang dipenuhi grafiti sekitar 130 mil dari koridor kasino.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kota Paling Panas di ASEAN Catat Suhu di Atas 38 Derajat C


Most Popular
Features