Cara Bedakan Perut Buncit karena Lemak vs Masalah Pencernaan
Jakarta, CNBC Indonesia - Perut yang terlihat membesar ternyata tidak selalu disebabkan penumpukan lemak. Pelatih kebugaran, Zoe Modgill mengungkap, ada sejumlah kondisi lain yang dapat membuat perut tampak buncit, mulai dari kembung, gangguan pencernaan, hingga tekanan pada otot inti tubuh.
Zoe menjelaskan, banyak orang salah mengira perubahan bentuk perut sebagai lemak perut biasa.
"Tidak semua perut buncit adalah lemak. Kadang itu kembung, postur tubuh, konstipasi, tekanan inti tubuh, hingga diastasis," tulis Zoe dikutip dari Hindustan Times, Rabu (20/5/2026).
Ia juga mengingatkan, solusi instan seperti diet ekstrem, latihan sit up berlebihan, minuman detoks, atau olahraga acak belum tentu menjadi jawaban yang tepat. Ia bilang, penting memahami kebutuhan tubuh terlebih dahulu, mulai dari pola makan, kekuatan otot, jumlah aktivitas harian, kesehatan pencernaan, hingga rehabilitasi otot inti tubuh.
Cara Membedakan Buncit karena Lemak vs Masalah Pencernaan
Zoe membagikan beberapa tanda sederhana untuk membedakan apakah perut membesar akibat lemak atau kembung. Jika perut terasa lebih rata pada pagi hari namun membesar pada malam hari, kondisi itu kemungkinan besar disebabkan kembung atau tekanan pada area perut.
Sementara perut yang terasa keras dan kencang setelah makan bisa menjadi tanda adanya masalah pencernaan. Ia juga menyebut perut yang menonjol saat olahraga dapat mengindikasikan tekanan berlebih pada otot inti tubuh atau core pressure.
Pada perempuan setelah melahirkan, bagian bawah perut yang masih tampak menonjol belum tentu disebabkan lemak. Zoe mengatakan, kondisi itu bisa dipengaruhi kulit, jaringan fascia, postur tubuh, atau kombinasi beberapa faktor sekaligus.
Jangan Abaikan Tanda Ini
Selain itu, Zoe mengingatkan beberapa kondisi yang perlu diperhatikan lebih serius.
"Kembung yang terasa nyeri sebaiknya diperiksa ke dokter," ujarnya.
Konstipasi atau sembelit juga disebut dapat membuat perut tampak lebih besar. Di sisi lain, kebiasaan makan terlalu cepat bisa memperparah kembung.
Ia juga menyoroti pola makan rendah protein dan tinggi karbohidrat yang dapat meningkatkan rasa lapar serta keinginan makan berlebih. Masyarakat disarankan memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami keluhan kesehatan tertentu.
source on Google [Gambas:Video CNBC]