Kebiasaan Sepele Warga RI Bisa Picu Kanker, Hindari Sekarang!

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
20 May 2026 16:00
Ilustrasi (Pixabay)
Foto: Ilustrasi (Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah studi mengungkap tren peningkatan kasus kanker yang patut diwaspadai, khususnya pada kelompok usia produktif 20 hingga 49 tahun. Di antara berbagai jenis kanker, kanker usus besar atau colorectal cancer (CRC) tercatat sebagai yang paling banyak menyerang orang dewasa muda.

Selain faktor genetik, kanker juga sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, termasuk pola makan. Ada satu kebiasaan makan orang Indonesia yang terbukti bisa meningkatkan risiko kanker: ngemil gorengan. 

Bakwan, tahu isi, cimol, keripik singkong, hingga kentang goreng termasuk makanan ringan yang dikonsumsi secara luas di Indonesia. Makanan ini sangat mudah ditemukan, mulai dari penjual di pinggir jalan hingga cafe dan restoran mahal. 

Perlu diketahui, makanan yang digoreng menghasilkan akrilamida, senyawa kimia yang terbentuk secara alami saat makanan kaya karbohidrat dimasak di suhu tinggi. Zat ini bukan bahan tambahan pangan, melainkan hasil dari reaksi asam amino dan gula alami pada makanan. 

Semakin lama dan semakin gelap penggorengan atau pemanggangan, maka semakin tinggi kandungan akrilamidanya. Menurut studi keamanan pangan, kadar akrilamida dalam keripik kentang dapat berkisar antara 300 hingga lebih dari 2000 µg/kg, sedangkan kentang goreng dapat berkisar antara 200 hingga 700 µg/kg.

Akrilamida banyak ditemukan di kentang goreng, keripik, roti bakar terlalu gelap, dan makanan tepung yang digoreng. Dalam penelitian laboratorium pada hewan, paparan akrilamida dosis tinggi terbukti dapat merusak DNA dan meningkatkan pembentukan tumor, sehingga International Agency for Research on Cancer mengklasifikasikannya sebagai "probably carcinogenic to humans" (kemungkinan bersifat karsinogenik bagi manusia).

Senyawa lain yang bisa memicu kanker adalah Heterocyclic amines (HCAs) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs). Keduanya lebih sering muncul pada daging yang digoreng/bakar dengan suhu sangat tinggi atau sampai gosong.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 5 Makanan Paling Digemari Sel Kanker, Banyak Dikonsumsi Warga RI


Most Popular
Features