Daftar 20 Negara dengan Work-Life Balance Terburuk
Jakarta, CNBC Indonesia - Work-life balance, alias keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, kini menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas hidup pekerja di berbagai negara. Namun, laporan terbaru menunjukkan masih banyak negara dengan jam kerja panjang, cuti terbatas, hingga tingkat stres yang tinggi.
Studi yang dilakukan oleh Remote.com mengungkap daftar negara dengan work-life balance terburuk di dunia pada 2025. Penilaian ini didasarkan pada analisis terhadap 60 ekonomi terbesar dunia berdasarkan produk domestik bruto (PDB), untuk melihat bagaimana negara menyeimbangkan produktivitas, kesehatan, dan kebahagiaan pekerja.
Laporan tersebut menilai sejumlah faktor, mulai dari jumlah hari cuti berbayar, kebijakan cuti sakit, durasi dan upah cuti melahirkan, hingga jam kerja rata-rata per minggu termasuk lembur. Selain itu, indikator seperti upah minimum, kualitas layanan kesehatan, tingkat kebahagiaan, inklusivitas LGBTQ+, serta tingkat keamanan juga menjadi bagian dari penilaian.
Hasilnya, negara-negara dengan jam kerja panjang dan perlindungan pekerja yang minim cenderung menempati peringkat bawah. Sebaliknya, negara yang memberikan keseimbangan lebih baik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menunjukkan skor yang lebih tinggi.
Sebagai contoh, Filipina berada di peringkat ke-41 secara global dengan skor 46,60 dari 100. Meski masih tergolong rendah, negara ini menunjukkan perbaikan signifikan dari tahun sebelumnya. Rata-rata pekerja di Filipina bekerja sekitar 42,25 jam per minggu, namun indeks kebahagiaannya mencapai 6,04, relatif lebih tinggi dibanding beberapa negara lain dalam daftar.
Berikut daftar 20 negara dengan work-life balance terburuk di dunia pada 2025, dikutip dari The Economics Times, Senin (4/5/2026).
1. Filipina (Manila)
2. Kazakhstan (Nursultan)
3. Uni Emirat Arab (Abu Dhabi)
4. Meksiko (Mexico City)
5. Hong Kong
6. Aljazair (Algiers)
7. Iran (Tehran)
8. Maroko (Rabat)
9. China (Beijing)
10. India (New Delhi)
11. Bangladesh (Dhaka)
12. Qatar (Doha)
13. Pakistan (Islamabad)
14. Irak (Baghdad)
15. Ethiopia (Addis Ababa)
16. Mesir (Kairo)
17. Amerika Serikat (Washington, D.C.)
18. Nigeria (Abuja)
19. Rusia (Moskow)
20. Turki (Ankara)
Dalam laporan tersebut, Nigeria menempati posisi terbawah atau peringkat ke-60 secara global yang menjadikannya negara dengan work-life balance terburuk di dunia. Faktor seperti rendahnya tingkat keamanan dan minimnya hak cuti menjadi penyebab utama.
Sementara itu, Amerika Serikat juga masuk dalam daftar karena tidak memiliki sistem cuti berbayar yang dijamin secara nasional. Negara lain seperti China dan India turut disorot karena budaya kerja yang menuntut jam kerja panjang.
(hsy/hsy) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]