Video: Teknologi Bantu Klinik Estetika Beri Layanan Minim Efek Samping
Jakarta, CNBC Indonesia- Bisnis dan layanan klinik kesehatan dan kecantikan di Indonesia terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan estetika yang di era digitalisasi.
Klinik Bamed menjadi salah salah satu layanan kesehatan dan kecantikan yang menghadirkan fasilitas layanan terpadu yang didukung teknologi digitalisasi untuk perawatan dermatologi, venereologi, estetika hingga kesehatan anak, gigi dan akupuntur serta ditangani oleh 100 dokter umum maupun dokter spesialis.
Founder & CEO Bamed Healthcare, Yassin Yanuar Mohammad menyebutkan Bamed mengembangkan layanan estetik dalam ekosistem layanan kesehatan. Bamed berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas masyarakat dengan menghadirkan layanan dan metode perawatan yang sesuai dengan kebutuhan pasien dan dipastikan aman.
Bamed memastikan penggunaan teknologi yang secara science mampu membantu dalam perawatan pasien serta bahan obat yang digunakan dipastikan dapat bermanfaat serta meminimalisir risiko dan efek samping.
Seperti apa strategi klinik kesehatan dan kecantikan hadapi persaingan? Selengkapnya simak dialog Shafianz Nachiar dengan Founder & CEO Bamed Healthcare, Yassin Yanuar Mohammad dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 23/04/2026)
Add
source on Google