Syarat Utama Doa Dikabulkan Allah, Banyak Orang Tak Tahu
Jakarta, CNBC Indonesia - Doa menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terutama pada bulan Ramadan yang diyakini sebagai waktu mustajab untuk memohon kepada Allah SWT. Namun tidak semua orang menyadari ada syarat-syarat tertentu agar doa benar-benar dikabulkan.
Cendekiawan Muslim dan Pakar Tafsir, Prof. Quraish Shihab menjelaskan, dalam Al-Qur'an, pembahasan tentang doa bahkan disisipkan di tengah ayat-ayat tentang puasa dalam Surah Al-Baqarah. Hal ini menunjukkan, doa di bulan Ramadan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
"Surah Al-Baqarah ayat 186 menyatakan Allah dekat dengan hamba-Nya dan mengabulkan doa orang yang memohon kepada-Nya," kata Quraish Shihab di program Shihab & Shihab dikutip di Jakarta pada Selasa (10/3/2026).
Meski demikian, Quraish Shihab mengingatkan, tidak semua orang yang merasa berdoa benar-benar memenuhi syarat doa yang diajarkan dalam Islam.
"Boleh jadi dia tidak tulus. Boleh jadi caranya kurang tepat," ujarnya.
Syarat Doa Dikabulkan Allah
Salah satu syarat penting agar doa dikabulkan adalah memastikan seseorang tidak hidup dari hal-hal yang diharamkan. Quraish Shihab mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menggambarkan seseorang mengangkat tangan dan memohon kepada Allah, tetapi doanya sulit dikabulkan karena makanan, pakaian, dan penghidupannya berasal dari yang haram.
Selain itu, doa juga harus dipanjatkan dengan tulus dan mengikuti cara yang baik. Ia menegaskan, jika seseorang benar-benar berdoa dengan memenuhi syarat-syarat tersebut, Allah telah menjanjikan akan mengabulkannya.
Namun, pengabulan doa tidak selalu datang dalam bentuk yang sama dengan permintaan manusia. Quraish Shihab bilang, ada beberapa kemungkinan cara Allah mengabulkan doa seorang hamba.
Doa bisa dikabulkan langsung, ditunda waktunya, diganti dengan sesuatu yang lebih baik, atau disimpan sebagai kebaikan di kemudian hari.
"Tidak ada doa yang tulus yang tidak dikabulkan Tuhan. Hanya saja bisa diganti, bisa ditunda, atau ditangguhkan sampai hari kemudian," jelasnya.
Di samping itu, doa juga memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah menumbuhkan rasa optimisme.
"Dengan berdoa, seseorang akan merasa memiliki harapan dan keyakinan bahwa selalu ada jalan keluar dari kesulitan yang dihadapi," kata ia.
Quraish Shihab juga menjelaskan, ada tata cara yang dianjurkan dalam berdoa agar lebih sempurna. Doa sebaiknya diawali dengan memuji Allah, kemudian membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Setelah itu barulah seseorang menyampaikan permohonannya, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain, termasuk memohon kebaikan untuk kehidupan dunia dan akhirat. Doa kemudian ditutup kembali dengan memuji dan bersyukur kepada Allah atas berbagai nikmat yang telah diberikan.
Menurut Quraish Shihab, sikap tersebut menunjukkan kerendahan hati seorang hamba yang tetap bersyukur kepada Allah, terlepas dari apakah permohonannya langsung dikabulkan atau tidak.
(hsy/hsy) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]