Punya 5 Manfaat Baik, Cek Cara Tepat Makan Pisang-Hindari Lakukan Ini

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
24 January 2026 08:00
Ilustrasi buah pisang. (Dok. Freepik)
Foto: Ilustrasi buah pisang. (Dok. Freepik)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Pisang jadi salah satu buah yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Wajar saja, karena pisang mudah tumbuh di daerah tropis dan gampang ditemui di mana-mana.

Selain rasanya yang manis, pisang juga kaya nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, vitamin A, B, C, serat, mangan, kalium, dan magnesium. Kombinasi nutrisi ini membuat pisang punya banyak manfaat kesehatan. Berikut lima di antaranya.

Mengutip situs resmi Puskesmas Kediri Kabupaten Lombok Barat, ini 5 manfaat pisang bagi tubuh:

Sumber energi

Pisang dapat menjadi sumber energi tubuh. Sebagai sumber karbohidrat, pisang mengandung sekitar 27 gram karbohidrat per buah. Karbohidrat tersebut akan dipecah menjadi glukosa sebagai sumber energi utama tubuh, atau diubah menjadi glikogen yang disimpan di hati serta otot untuk digunakan saat beraktivitas.

Menjaga kesehatan jantung

Pisang berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kandungan kalium pada pisang membantu fungsi pembuluh darah dalam mengangkut oksigen ke otak, menurunkan tekanan darah, serta menjaga ritme jantung tetap stabil. Konsumsi rutin pisang juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan stroke.

Kandungan kalium pada pisang turut membantu menurunkan risiko penyakit ginjal. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mencukupi kebutuhan kaliumnya memiliki risiko lebih rendah mengalami batu ginjal.

Menyehatkan saluran pencernaan

Pisang baik untuk saluran pencernaan. Pisang mengandung probiotik yang dapat mendukung kesehatan usus. Sejumlah studi menemukan probiotik efektif mengatasi diare akibat bakteri, virus, parasit, maupun konsumsi antibiotik. Selain itu, kandungan seratnya membantu mencegah sembelit dan menurunkan risiko kanker usus besar.

Membantu menurunkan berat badan

Pisang dapat membantu menurunkan berat badan. Dengan kandungan serat yang tinggi, pisang memberikan efek kenyang lebih lama dan membantu mengendalikan nafsu makan, sehingga mencegah konsumsi kalori berlebihan.

Aturan Tepat Makan Pisang

Untuk mendapatkan manfaat secara optimal, pisang sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi matang dan tidak melalui proses pengolahan dengan minyak. Pisang yang digoreng seperti pisang goreng atau pisang molen berpotensi kehilangan kandungan nutrisi serta meningkatkan kadar lemak jenuh yang dapat memicu penyakit seperti obesitas, diabetes, hipertensi, hingga kolesterol tinggi.

Beberapa cara yang dinilai lebih sehat antara lain mengolah pisang menjadi jus atau smoothie dengan susu rendah lemak, madu, atau buah lain. Bisa juga mencampurnya ke dalam oatmeal atau sereal, menjadikannya pengganti selai pada roti, atau mencampurnya dalam adonan kue.

Selain itu, manfaat pisang akan lebih optimal apabila diimbangi pola hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, dan istirahat cukup.

Jangan Dimakan Malam Hari

Seperti dikutip dari Beautynesia, pisang disarankan tidak dikonsumsi pada malam hari, terutama menjelang tidur.

Hal ini karena kandungan gula dan kalorinya dapat meningkatkan energi, membuat tubuh lebih sulit beristirahat secara optimal. Selain itu, bagi sebagian orang, konsumsi pisang malam hari dapat memicu ketidaknyamanan pencernaan.

Berikut 4 buah lain yang disarankan tidak dikonsumsi malam hari:

- semangka
- nanas
- apel
- jambu biji.

(dce)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 7 Efek Samping Makan Pisang Berlebihan, Termasuk Gangguan Pencernaan


Most Popular
Features