Ngemil Gorengan Memang Enak, Tapi Menkes BGS Ingatkan Ini

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
03 January 2026 20:30
Penjual gorengan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Penjual gorengan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebanyakan dari kita sangat gemar mengonsumsi gorengan. Tak cukup satu, kita bisa makan tiga hingga empat berbagai macam gorengan dalam satu waktu saja. Namun sebaiknya kita tak mengonsumsi terlalu banyak gorengan. Sebab faktanya menyimpan kalori yang sangat tinggi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan satu gorengan saja mengandung 100-150 kalori. Biasanya seseorang akan mengonsumsi lebih dari satu gorengan, yang artinya lebih banyak kalori yang bertambah.

"Bayangin aja, emang bisa cuman makan 1 biji aja? Saya jamin nggak mungkin. Dulu aja, pas saya belum insyaf nih; sekali nyemil bisa 3-4 biji gorengan. Jadi, kalau ditotal kalorinya bisa mencapai 300-450 kcal dan pastinya tidak mengenyangkan, alhasil kita makan nasi berlauk pauk segunung lagi," kata pria yang akrab disapa BGS dalam unggahan di akun Instagram resminya, dikutip Sabtu (3/1/2026).

Bagi orang yang suka mengeluh berat badannya naik terus, BGD memperkirakan karena sering makan gorengan.

Penjual gorengan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Penjual gorengan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Penjual gorengan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Dia menambahkan tak mudah untuk membakar 300-400 kalori. Setidaknya harus berlari sejauh 5 km atau berjalan di atas treadmill selama 15 menit.

"Ini kalau makan tiga antara 300-400 kalori. Wah untuk orang dengan berat badan 70 kg seperti saya itu tuh harus lari 5 km. Nah gara-gara makan cuma satu kayak gini, saya mesti treadmill 15 menit," jelasnya dalam video yang diunggah juga.

Untuk itu, BGS mengingatkan masyarakat untuk selalu makan makanan bergizi seimbang. Ini terdiri dari karbohidrat kompleks, banyak protein dan mengandung serat tinggi.

"Makanya, yuk mulai dari sekarang biasakan diri untuk makan dengan isi piringku gizi seimbang. Lengkap dari karbohidrat kompleks, protein yang banyak, serat tinggi ya!" ujar Budi.

(npb/wur)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Anggarkan Rp114 T untuk Kesehatan di 2026, Ini Penjelasan BGS


Most Popular
Features